SUMBANGAN MEMBANTU LAMAN INI
Bank Islam Cawangan Dungun No : 13044-01-0009696 Nama Pemegangan : Dewan Pemuda Pas Kawasan Dungun Hamas Janji Balas Atas Kesyahidan Syeikh YasinCOMES: -Gerakan Perlawanan Islam Hamas berjanji 'menempatkan mati pada setiap rumah' di Israel membalas atas kesyahidan Syeikh Ahmad Yasin, pendiri dan pemimpin spiritual Hamas pada pagi dini hari ini, Senin (22/03) selepas sholat Shubuh. Melalui pengeras suara, pejuang-pejuang Hamas di jalan-jalan Gaza mengatakan bahwa Syeikh Ahmad Yasin akan tidur dengan tenang, namun sebaliknya mereka (orang-orang Yahudi, red) tidak akan bisa nyenyak tidur. Bahkan mereka mengatakan akan mengirim kata 'mati' kepada setiap rumah, kota dan jalan yang ada di Israel. Brigade Asy Syahid Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas, dalam pernyataan resminya mengatakan bahwa balasan atas pembunuhan Syeikh Yasin akan 'habis-habisan'. Dalam pernyataannya itu, Al-Qassam mengatakan:"Kami putuskan untuk membalas secara cepat dan akan mengguncangkan di setiap tempat hingga meruntuhkan negara Israel." Mereka juga menggarisbawahi bahwa mereka akan memukul Israel di setiap tempat dan tidak diduga-duga sebelumnya. DR. Abdul Aziz Al-Rantisi, salah seorang tokoh Hamas, kepada TV Aljazera hari ini, Senin (22/03) mengatakan bahwa kesyahidan Syeikh Ahmad Yasin datang dalam rangkaian pembasmian Israel di Palestina. "Kami siap melakukan perang terbuka dengan Israel," demikian janji Rantisi yakin. Khaled Al-Batsh, tokoh gerakan Jihad Islami dalam pernyataannya kepada Aljazera menentang aksi pembunuhan ini dan menyampaikan bela sungkawa atas kesyahidan Syeikh Yasin kepada bangsa Palestina seluruhnya. Pihak Otoritas Palestina, sama mengecam aksi pembunuhan itu. Melalui PM Palestina, Ahmad Qurei, Otoritas Palestina mengatakan bahwa pembunuhan itu pekerjaan orang gila dan sangat berbahaya sekali yang akan membuka pintu kesemrawutan tiada tara. "Syeikh Yasin dikenal kemoderatannya dan bisa menguasai Hamas, oleh karena itu pembunuhan sangat berbahaya dan pengecut," tambah Ahmad Qurei. Sementara itu, Radio Israel dalam siarannya hari ini, Senin (22/03) melaporkan bahwa PM Israel Ariel Sharon sendirilah yang memimpin pembunuhan atas diri Syeikh Yasin dengan serangan rudal pada pagi dini hari ini. Menurut Radio Israel itu, Sharon telah memberikan lampu hijau dan langsung memimpin pembunuhan atas diri Syeikh Yasin. Sedangkan deputi Menhan Israel, Zeevi Bowem, kepada Radio Israel mengatakan bahwa Syeikh Ahmad Yasin "Layak mati disebabkan berbagai aksi teror yang dilakukan oleh Hamas." Bowem, seorang pejabat Israel pertama yang mengakui secara terbuka atas pembunuhan ini, mengatakan:"Tidak ada penanggungjawab teroris yang bisa menikmati kebebasan," isyarat akan adanya pembunuhan serupa terhadap anggota organisasi Palestina garis keras. Aksi pembunuhan ini datang setelah keputusan pihak pemerintah bidang keamanan yang akan mengintensifkan operasi militer terhadap kelompok-kelompok gerakan Palestina garis keras, terutama Hamas. Sebagai balasan atas aksi ganda di pelabuhan Ashdod sebelah selatan Israel yang menewaskan sepuluh orang Yahudi dan juga menggugurkan dua pelaku aksi pada Selasa (14/03) pekan lalu. (AM Rais)___________________________ Terbitan : 25 Mac 2004
Diterbitkan oleh : |